Medan, Jayapost.com - Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-49 telah dibuka, Sabtu malam Minggu (16/06/2023).
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dalam kata sambutannya menyampaikan, PRSU milik semua masyarakat, dengan berkolaborasi membangun Sumut untuk menunjukkan kebersamaan disertai ciri khas masing-masing setiap Kota/Kabupaten.
“Kegiatan ini sangat positif, sehingga kita bisa bersilahturahmi. Banyak yang harus kita praktikkan, tapi pada kesempatan ini ditunjukkan bersama-sama di 33 Kabupaten/Kota ini,” ujarnya.
Edy mengaku, senang melihat antusias masyarakat yang hadir pada hari pembukaan. Bahkan iringan mobil rombongannya yang memasuki area PRSU pun sempat tersendat, lantaran banyaknya pengunjung dan UMKM yang hadir.
“Saya harapkan kali ini lebih baik dari kemarin. Memakmurkan dan menyejahterahkan rakyat kita. UMKM tergelar, begitu macetnya dan antusiasnya masyarakat, karena sudah rindu dengan hal ini,” tambahnya.
Pembukaan PRSU berlangsung meriah dan diisi penampilan tari-tarian multietnis, dikemas dengan gaya modern yang tidak meninggalkan unsur budaya asli.
Tidak hanya hiburan, PRSU kali ini juga melakukan berbagai pelayanan sosial. Mulai dari pelayanan bakti kesehatan. Di antaranya, operasi bibir sumbing, sunatan massal, pemeriksaan kesehatan secara gratis, serta pembagian sembako dan santunan dalam bentuk CSR swasta dan NGO.
Pembukaan PRSU ke-49 yang digelar hingga 17 Juli 2023 mendatang, diresmikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi di komplek PRSU Jalan Gatot Subroto, Kota Medan
Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani turut hadir saat acara pembukaan, ditandai dengan pemukulan Gondang Sembilan bersama Gubsu dan kepala daerah se-Sumut dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ada juga stand dari Pemko Pematang Siantar menghiasi kemeriahan PRSU tahun ini. Ragam IKM dan profil wisata Kota Pematang Siantar terpajang di stand Pemko setempat.
Salah seorang mahasiswa asal Kota Pematang Siantar, Lambas (20), menuturkan, bangga kepada pemko setempat yang turut memeriahkan acara PRSU ini. Ia juga mengatakan, semoga PRSU ini bisa membuat para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya di Kota Pematang Siantar dapat berkembang lebih baik, karena untuk perkembangan daerah itu juga.
“Saya Bangga, Kota Pematang Siantar ikut berpartisipasi di acara ini. Semoga bisa menjadi pembelajaran bagi UMKM lebih meningkatkan potensi, khususnya di Kota Pematang Siantar,” kata Lambas kepada awak media Jum' at malam Sabtu (17/6/23).
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Nasution mengatakan, PRSU 2023 akan memperkenalkan potensi UMKM Sumut, termasuk Medan kepada masyarakat.
“Tentu ini akan menyedot banyak pengunjung dan itu bagus untuk UMKM yang berpartisipasi di sana, yang kami anggap bagus dan berkualitas baik,” kata Benny saat dikonfirmasi awak media.
Sayangnya, PRSU yang diselenggarakan satu (1) tahun sekali tersebut diwarnai dengan padamnya listrik di sebagian stand, begitu pun dengan lampu di jalan sehingga masyarakat yang datang tak nyaman untuk melihat - lihat stand mau pun menyaksikan berbagai hiburan.
"Mati lampu, panas sekali di dalam ruangan ini. Mau keluar, tak ada yang menjaga. Terpaksa ditahankanlah," ujar seorang pegawai stand yang tak mau ditulis identitasnya dalam berita.
Sementara , Artati penduduk Perumnas Simalingkar mengatakan, kelihatannya panitia penyelenggara kurang memperhatikan kondisi mesin ginset yang ada di PRSU. Harapannya, untuk hari kedepannya tak ada lagi mati lampu.
Sedangkan salah seorang pegawai dari stand Tapanuli Selatan mengatakan, penyelenggara PRSU 2024 yang mengadakan pihak BUMN.
"Untuk PRSU 2024, penyelenggara pihak BUMN. Tidak seperti tahun - tahun sebelumnya, pihak penyelenggara dari swasta," jelasnya sambil berlalu sehingga tak sempat mempertanyakan namanya.
